Limfoma Hodgkin

Limfoma Hodgkin, sebelumnya disebut penyakit Hodgkin yang merupakan kanker jaringan limfoid, biasanya kelenjar limfe dan limpa. Penyakit limfoma hodgkin ini adalah salah satu jenis kanker yang paling sering dijumpai pada dewasa muda, terutama pada pria muda. Insiden mencapai puncaknya yang kedua dalam dekade keenam kehidupan.

Penyakit Hodgkin merupakan ganggun klonal yang berasal dari suat sel tidak normal. populasi sel tidak normal tampak diturunkan dari sel B atau yang lebih jarang dari sel T atau monosit. Sel-sel neoplastik pada penyakit Hodgkin disebut sel Reed Stremberg. Sel-sel ini terselip diantara jaringan limfoid normal yang tedapat di organ limfoid. Karena berasal dari sel B dna klonal yang alamiah, pada tahun 2005, penyakit limfoma Hodgkin diklasifikasikan kembali oelh WHO sebagai Limfoma Hodgkin.

Pada stadium awal penyakit limfoma Hodgkin, stadium I dan II, biasanya dapat disembuhkan. Angka kesembuhan untuk stadium III dan IV masing-masing adalah berturut-turut 75% dan 60%. Penyebab dari limfoma hodgkin ini belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, individu yang mengidap penyakit limfoma hodgkin ini dan sudah mengalami remisi memperlihatkan penurunan imunitas yang diperantai sel T. Selain itu, kelompok kasus sporadik mengisyaratkan bahwa virus mungkin dari galur herpes, terutama virus Epstein Barr mungkin ikut berperan. Ada kecenderungan genetik untuk mengidap penyakit limfoma hodgkin.

Virus Epstein Barr biasanya dimulai pada satu kelenjar getah bening dan menybar ke sekitarnya secara per kontinuitatum atau melalui sistem saluran kelenjar getah bening ke kelenjar-kelenjar sekitarnya. Meskipun jarang sesekali menyerang juga organ-organ ekstranodal seperti lambung, testis dan tiroid. Pada penemuan statistik, penyakit limfoma hodgkin ini didapatkan pada kelas sosioekonomi lebih tinggi dan insidennya meningkat pada keluarga dengan riwayat penyakit hodgkin.

Seseorang yang memiliki risiko atau yang menderita limfoma hodgkin umumnya akan menunjukkan gejala seperti :

1. Pembesaran kelenjar limfe yang tidak nyeri
2. Splenomegali
3. Dapat timbul komplikasi saluran cerna
4. Demam dan kelelahan
5. Penurunan berat badan
6. Nyeri punggung dan leher disertai hiper-refleksia

Pada umumnya limfoma hodgkin ini diklasifikasikan berdasarkan klasifikasi RYE yang membagi penyakit Hodgkin menjadi empat golongan, yakni :

1. Tipe lymphocyte predominance

Tipe lymphocyte predominance yang merupakan 50% dari penyakit Hodgkin. Pada tipe lymphocyte predominance kecil merupakan sel latar belakang yang dominan , hanya sedikit sel R-S yang dijumpai dan dapat bersifat modular atau difus

2. Tipe mixed cellularity

Tipe mixed cellularity yang terdapat sebanyak 30% dari penyakit Hodgkin dengan jumlah sel R-S mulai banyak dijumpai dalam jumlah seimbang dengan limfosit.

3. Tipe lymphocyte depleted

Tipe lymphocyte depletes kurang dari 5% limfoma Hodgkin, tetapi merupakan tipe yang paling agresif. Sebagian besar terdiri atas sel R-S sedangkan limfosit jarang ditemui.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Limfoma and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.